1–2 minutes

UNAIR Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing Global melalui Akreditasi AHPGS

Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Airlangga kembali menegaskan komitmennya dalam menjamin mutu pendidikan tinggi melalui pelaksanaan akreditasi internasional AHPGS (Accreditation Agency in Health and Social Sciences). Visitasi perdana…

Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Airlangga kembali menegaskan komitmennya dalam menjamin mutu pendidikan tinggi melalui pelaksanaan akreditasi internasional AHPGS (Accreditation Agency in Health and Social Sciences). Visitasi perdana ini berlangsung pada 15–16 Juni 2026 di Gedung Manajemen Kampus MERR-C UNAIR, dengan agenda asesmen langsung terhadap beberapa program studi unggulan.

Program Studi yang Dinilai

  • S1 Kedokteran Gigi & Profesi Kedokteran Gigi (FKG)
  • S1 Keperawatan & Profesi Keperawatan (FKp)
  • S1 Ilmu Hukum (FH)
  • S1 Psikologi (FPsi)

Tim asesor AHPGS dari berbagai universitas di Jerman, dipimpin oleh Lena Schnell, BA selaku Kepala Akreditasi Internasional.
Tim asesor meninjau langsung berbagai aspek penjaminan mutu, meliputi:

  • Kualitas pembelajaran dan kurikulum
  • Infrastruktur pendukung dan fasilitas mahasiswa
  • Sumber daya manusia (dosen dan tenaga kependidikan)
  • Rencana pengembangan program studi ke depan

Sementara itu, Prof. Nurul menegaskan bahwa akreditasi internasional AHPGS di Universitas Airlangga menjadi tonggak penting karena merupakan pelaksanaan perdana di kampus ini. Berbeda dengan skema akreditasi lainnya, AHPGS menerapkan asesmen kunjungan langsung yang memungkinkan tim asesor menilai secara komprehensif berbagai aspek mutu akademik. Selama dua hari penuh, kegiatan visitasi akan berlangsung dengan agenda intensif, termasuk kunjungan langsung ke masing-masing program studi yang menjadi objek penilaian.

Dalam sambutannya, Prof. Madyan menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran tim asesor AHPGS yang memberikan kesempatan bagi UNAIR untuk melakukan evaluasi bersama terhadap program studi terkait. Ia menekankan bahwa proses akreditasi bukanlah sekadar evaluasi akademik, melainkan sebuah refleksi dan pembelajaran berkelanjutan yang memperkaya budaya mutu di lingkungan universitas.

“Penjaminan mutu UNAIR bukan hanya pemenuhan standar, tetapi telah menjadi budaya yang menuntun setiap pengambilan keputusan dan mendorong peningkatan kualitas secara berkesinambungan,” ujarnya penuh keyakinan.

Lebih lanjut, Prof. Madyan menegaskan bahwa komitmen tersebut sejalan dengan visi UNAIR sebagai world class entrepreneurial university. Visi ini diwujudkan melalui penerapan pendidikan berkelanjutan, riset inovatif, serta pengabdian masyarakat yang responsif dan berdampak positif. Dengan semangat tersebut, UNAIR terus bergerak maju untuk melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat global.

posted in:

More articles

Loading...