
Seusai pelaksanaan akreditasi yang dimulai pada Selasa (13/2), asesor dari AUN-QA memberikan laporan di hadapan jajaran pimpinan UNAIR pada Kamis (15/2). Bertempat di Aula Kahuripan 301, Prof. Dr. Fauza Ab. Ghafar yang mewakili tim asesor menyampaikan beberapa hal seputar laporan akreditasi.
Guru Besar dari University of Malaya, Malaysia, tersebut menyampaikan bahwa ada sebelas kriteria yang menjadi indikator penilaian AUN-QA. Semuanya meliputi tahap awal, proses, hingga luaran yang dihasilkan dari program studi. Salah satu yang perlu diupayakan adalah konsistensi program studi dalam memenuhi kebutuhan di lapangan.
“Hal yang juga penting dalam hal ini adalah kiprah alumni untuk memberikan sumbangsih, baik bagi almamater maupun mitra kerja yang sudah dibangun,” ujarnya.
Menanggapi pernyataan dari asesor AUN-QA, Rektor UNAIR Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., Ak., CMA., menyatakan bahwa UNAIR secara konsiten terus membangun iklim inovasi. Selain itu, perubahan demi perubahan menjadi bagian yang terus dilakukan, terlebih pada era digital dan informasi seperti saat ini.
“Saya berharap dengan akreditasi ini ada hubungan timbal balik guna memberikan masukan-masukan yang bisa kami gunakan untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas institusi ini,” terangnya.
Selain rektor, dalam kesempatan itu, beberapa perwakilan dekan memberikan tanggapan. Dr. R. Darmawan Setijanto, drg., M.Kes., salah satunya. Dekan FKG UNAIR itu menegaskan bahwa dalam meningkatkan kualitas, riset memang menjadi basis pendidikan yang terus digalakkan di FKG UNAIR.
“Karena itu, sebagai bentuk kontrak kinerja yang telah ditetapkan rektor, kami akan terus memperkuat hal tersebut,” tegasnya.
Selain Dekan FKG UNAIR, Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs (Hons)., selaku dekan FKp UNAIR menegaskan bahwa pihaknya akan berkomitmen untuk terus berbenah. Terutama dalam meningkatkan kualitas mahasiswa dan mengandeng mitra dengan kerja sama.
“Hal ini tentu demi menyongsong visi bersama menjadi bagian dari 500 besar kampus kelas dunia,” jelas Prof. Nursalam. (*)
Penulis: Nuri Hermawan
Editor: Feri Fenoria
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) resmi menetapkan Peraturan Nomor 19 Tahun 2026 tentang perubahan…
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Semarang melaksanakan kegiatan kaji tiru ke Badan Penjaminan Mutu…
Universitas Airlangga kembali mencatat langkah penting menuju pengakuan internasional. Kali ini, tiga program studi dari…
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia resmi menetapkan Peraturan Menteri Nomor 10 Tahun…
Semangat peningkatan mutu pendidikan tinggi terus bergema di berbagai perguruan tinggi Indonesia. Universitas Islam Negeri…
Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Berdasarkan hasil QS World University…